Ini adalah pertanyaan yang mungkin muncul dari temen temen yang akan meninggalkan bangku kuliah. Pertanyaan yang kesannya sepele tetapi dapat menimbulkan penyesalan di kemudian hari. Menyesal karena tidak menjawab sedini dan sedetil mungkin.Mengapa demikian? Yuks kita simak yang berikut ini.
Mau kemana ya…!
Ada beberapa opsi yang dapat ditawarkan untuk meninggalkan bangku kuliah, yaitu kerja, melanjutkan study, dan entreprenure. Kita boleh memilih salah satu atau lebih dari ketiga opsi tersebut.Kalo kita mau kerja berarti kita harus siap dengan tes tes kerja yang melelahkan dan membosankan (menurutku). Jikalau melanjutkan study berarti kita harus punya modal dan berani untuk mengambil resiko yang cukup tinggi. Jika kita mau melanjutkan study, kita harus siap siap cari uang spp, beasiswa, dan mengerjakan tugas yang seabrek:(. Yang pada intinya setiap pilihan yang akan diambil perlu ada persiapan dan perencanaan yang matang.
Kerja yuks…
Dalam hal saya akan memberikan contoh untuk mengambil opsi kerja(based on experience). Menurut pengalaman untuk mencari kerja sebenarnya gampang gampang susah. Akan tetapi yang terpenting sebenarnya kita dapat bekerja pada bidang yang kita sukai dan kita mampu. Jangan asal asalan dalam mencari perkerjaan supaya dapat enjoy dan bertahan lama. Ada pepatah “Cintailah apa yang kamu kerjakan, dan kerjakanlah apa yang kamu cintai” Ada beberapa saran saya untuk para mahasiswa yang masih kuliah:
- Kenalilah minat dan bakat kita sedini mungkin sehingga kita dapat merencakan masa depan sedini mungkin dan tidak menyesal kemudian hari. Sebisa mungkin sejak pertama masuk kuliah sudah memulai untuk mencari jati diri. “Aku senang di bidang apa?”, “Aku bisa apa?”.
- Memperdalam apa yang disukai sehingga kita bisa ahli dalam bidang itu. Jika kita berada di T. Informatika, cobalah pilih antara kita memperdalam Pemrograman, dengan networking. Jangan merasa menjadi manusia super sehingga ingin mengusai semuanya. Percalah, ini manusia diciptakan dalam keadaan yang serba terbatas.
- Cari informasi perusahaan yang bergerak dibidang yang kita suka. mengenai profile, karir, bahkan orang orang yang pernah kerja disana.Cari informasi sebanyak banyaknya.
- Cari tahu informasi posisi posisi dalam perusahaan, tentang jobdesk,standar gaji dll.
- Jika sudah lulus jangan terburu buru melamar pekerjaan. Lihat dulu perusahaan dan bidang usahanya serta posisi yang ditawarkan. Sebisa mungkin cari posisi yang menjadi mainjob perusahaan jangan hanya menjadi “pembantu”.
- Jika dapat siap siap untuk bertempur.
Jika telah mempersiapkannya(menjawab perntanyaan jdl artikel ini), insyaalloh tidak akan ada penyesalan. Buntut dari kurangnya persiapan dalam merancang masa depan adalah penyesalan. Sehingga kita harus senantiasa mempersiapkan masa depan kita dunia dan akhirat. Setelah itu tinggal bisa berdoa dan bertawakal semoga mendapat yang terbaik.
sigit berkata
curhat ya mas…
hahaha
joko berkata
ealah mas, sampeyan iku lo kok iso geblasuk nang mrene. Ca pe deh
cah wonogiri berkata
mas kapan…..??????
joko berkata
Kopan apane?
Ni sopo yo???? Apakah cah tole wonogiri?
adwi hantoro berkata
askum mas joko!
cah wonogiri kuwi alif seng nulis,mboh arekE arep takon opo?
kabare pripun mas?
sampun jenak wonten mriko?
kapan mas? (melu2 alif)
joko berkata
walaikumsalam,
Hmm, kabare alhamdulillah baek baek saja.Jenak ra jenan nang kene dijenak jenakne. Yen ora malah ra iso mangan.:((.
Terus pesenku bagi temen temen terutaman yang masih menimba ilmu di bangku sekolah maupun kuliah, sing tenanan. Jangan menyia-nyiakan waktu yang akan memunculkan penyesalan di kemudian hari. Yang berlalu adalah suatu pelajaran yang berharga dan tak perlu kita berandai andai pada masa lalu.
@Rumah muslim
Kabare rumah muslim py? Sih do betah pora nang rumah muslim?Kangen aku.
alif berkata
yo, mas.
Ngrasakke kuliah mumet banget,
praktikum-asistensi-tugas-quiz-ujian.
ckckckckck….yo jenenge kuliah neng ITS.
yo dibetah2ke neng SBY,,, kiro” sesasi pisan muleh.
joko berkata
Ternyata ket byen rung berubah. Sih mulihan alias mbok mbok en. Yo sing sabar yo leeeeeeeeeeee.hehehehehe. Btw kabare fajar py?
Sido metu ko mesin?
alif berkata
rak, ra sido.
Neng jare sesuk arep nyobo PLN maneh.
joko berkata
ooooo,
Mendingan nang mesin ae sampek lulus. Insyaalloh lebih baek dari pada D1 si PLN
raden kus berkata
Hal-hal yang demikian ato sejenisnya lah hakikat manusia hidup di dunia yang fana’ ini….bingung…sedih….berkeluh kesah itu mungkin gambaran yang pling pas sebagaimana ALLAH gambarkan dlm Q.S 70 :19.
Justru ketika kita sedang merasakan kondisi yang demikian, sudah seharusnya kita lebih konsen lagi memikirkan hakekat kehidupan….lebih fokus lagi akan tujuan kehidupan…..Karena yang demikian itu adalah pelajaran…..PELAJARAN BAGI ORANG ORANG YANG MAU BERPIKIR….
MAsih terkenang indah….masih terasa dekat masa lalu kita waktu kecil, di smp, sma, kuliah…..
PADAHAL…
Sudah sekian taun umur kita….sudah banyak pengalaman hidup didunia ini….
Tapi hambar…..gersang….nihil….bosan…..itu yang saya (khusus) dan kita (umum) dapatkan…..
RUGI……BUNTUNG…..klo hanya “cari” DUNIA yang Umar bin Khathab menyebutnya “SAMPAH”….
MAri….kita yang bertebaran dimuka bumi ini mencari RIDLO ILAHI….mencari kehidupan mulia&istiqomah atau mati dalam keadaan syahid&khusul khatimah…..
ALLAHUMAA AHYAINAA SUADA’ WA AMTINAA SYUHADA’…….
joko berkata
Sip. Matur suwun mas
raden kus berkata
Gimana rasanya “hidup” yang ente rasakan setelah lulus kuliah, setelah kerja, sesudah jadi orang yang bergaji JOK ????
Gimana rasanya “hidup” yang ente alami ketika kerja di pabrik JOK ?????
Apa yang ingin ente raih lagi JOK setelah itu semua ????
Mas-masmu, koyoto kang mas handono,dll dijak nimbrung ben ngerti kabare do ijik mangan sego ra saiki ?!!!!! Wis do nikah rung ???
joko berkata
hmm,
Mas kus mas kus!
Sebelumnya terima kasih atas wejanganne sampeyan.Cuma sedikit masukan kalo ngasih nasihat, bahasa ne mbok ya jangan “kasar” gitu. Nggak tahu apakah cuma perasaanku aja ato gimana. Tapi dengan bahasa lemah lembut insyalloh lebih akhsan.
Sebelumnya saya mau katakan, awal muasal sy menulis ini sebgai akibat ketidaknyamanku pada pekerjaan karena memang tidak tahu sebelumnya kerjaanku akan seperti ini. Tapi bukan karena achievement yang kudapat. Kalo itu kan insyaalloh dah ada bagian sendiri2. Tapi apa jadinya jika kita bekerja padahal kita sendiri tidak suka dengan pekerjaan itu Tentuya juga tidak akan oprimal dan kurang ikhlas.Itu aja sih. Ya kalo ada salah ya mohon maaf.
Hidup, bagaimana rasanya hidupku?
Kalo mau tahu sebenarnya bagaimana hidupku setelah lulus kuliah dan kerja seperti apa, silakan maen ke jakarta.Tapi terus terang ana merasa hidupku sekarang memang terasa kurang tenang dan lebih buruk jika dibandingkan dengan pada masa kuliah. Penyebabnya apa?Banyak sekali, kalo mau tahu ente telpon ana. atau ana tak telpon entum(ana minta no telp ne entum).Gak enak kalo tak beberkan disini.
Apa yang ingin aku raih setelah itu?
Tentunya yang pingin diraih seorang muslim adalah kebahagian yang kekal di akhirat. Dan apa yang aku lakukan dalam waktu dekat? Mending antum hub ana langsung. Biar kita bisa sharing.
Kang Handono?
saya nggak tahu kabar nya sekarang. Kalo makan sego atau gak aku juga gak tahu. Tapi insyalloh masih hidup kok.Sebenarnya blog ini cuma blog pribadi. Kalo mau gabung silakan dan monggo. Mungkin sampeyan aja yang ngajak mas handono dan yang laen untuk gabung ke blog ini.
Nikah?Belum ada denger kabar nikah temen temen.
Terus katane sampeyan ke UEA? benar ta mas? Gimana kabare sekarang?Wah dah gak bisa di telpon donk? Kalo mas kus pingin taanya pada temen temen silakan juga akses blog forsmunsa di http://forsmunsaskh.wordpress.com/. Di blog ini temen temen(seperti mas moel, mas ridwan, aswin,mas endi, dll) tegur sapa. Mereka pada pingin ngabarkan keadaan antum sekarang.Kalo mas kus ada nasehat silakan disampaikan disana juga. Insyaalloh akan memeberikan manfaat yang lebih.
Dan ana sendiri masih membukan selebar-lebarnya saran dan kritik antum tentang ana sekarang untuk perbaikan diri saya pribadi. Ana sendiri merasa banyak kekurangan.Dan sekarang sedang mencoba untuk memperbaiki diri. Tentunya ana sangat berharap doa antum untuk kebaikan ana. Agar diberikan kekuatan untuk senantiasa berusaha tegak diatas Islam yang hak serta dimudahkan untuk melaksanakan setengah dari agama ini.
raden kus berkata
assalamu’alaikum….
Wah ternyata sensitif juga perasaan ente Jok….tak sesensitif makanmu….hehehe
Wah keliahatannya salah paham juga ente jok…..tulisan ane itu sebenarnya ungkapan hati ane yang ane tujukan untuk ane pribadi pada khususnya dan penimbrung pada umumnya….
Dan bukan bermaksud kasar….tapi tegas….biar semangat gitu lho…
Dan perlu dibeberkan disini, kenapa ?
Barangkali ada ibrahnya maka temen** yang lainpun mudah**an bisa mengambilnya, terutama adik** kita yang masih kuliah…..supaya tau pengalaman hidup dari senior**nya setelah lulus kuliah dan kerja….supaya tau gambaran didunia kerja….supaya tidak terlena dengan angan** sebagaimana dulu kita berangan-angan….
Dan perlu dibahas disini, kenapa ?
Barangkali ada temen** kita yang pengen curhat, berbagi pengalaman, dan pada akhirnya saling menasehati untuk kebaikan…..tak lupa tentunya doa…
Bukan begitu to JOK ?
Terus ente tau darimana “gosip” tentang ane ?
Emang udah banyak yang tau ya…
Untuk saat ini ane hanya bisa interaksi by email aja….
Ya ane doakan mudah**an ente diberi keistiqomahan dan kebahagiaan dunia akherat…jangan lupa juga doakan ane donk…..
Dan salamu ‘alaa manittabaal hudaa……
joko berkata
Hmm,
na gini lak yo mak nyus.
Pola makanku dah berubah. Sejak kerja nang jakarta badanku tambah gendut. Sekarang lagi pingin ngerem makan.Kalo dulu pingin gendut susah minta ampun. Sekarang malah susah ngempesinnya.
Iya memang sudah pada tahu kalo antum ke UEA. Karena pada awalnya ada issue kalo ente nang yaman. Kabar dari mas Bagus. Katanya mas bagus dapat info dari ibunya yang dapat info langsung dari ibune antum. La kemudian pas ketemuan ma tole2 pas pemilu yang lalu, mereka bilang kalo ente ke sumatra kerja di Pabrik kelapa sawit. terus setelah itu mas ridwan bilang kalo ente ke UEA, dia tahu pas dia mau memastikan maen ke rumah ente. Dan dikasih tahu ma Ibu antum. Kemudian setelah itu mas ridwan ngasih tahu ke forum. Dan akhirnya pada tahu.
La emange di sana ada program apa? dan berapa lama?Kok gak kabar2?Ya kita saling mendoakan dan mengingatkan.
raden kus berkata
Ya alhamdulillah klo banyak versinya….kayak gosip selebtritis kali…wuek…
Ya emang ada tawaran dari kenalan ustad untuk mendalami ulumudin, ada dua pilihan di Yaman ato UEA…awalnya ane milih Yaman (itu mngkn info yg diterima Bagus, krn emang ane sudah bilang kebeberapa teman)…tapi fakta dilapangan kondisi Yaman sedang dalam siaga satu (sulit bagi orang asing masuk)….berarti tidak ada pilihan lain….
Klo isu ke Sumatra….ane emang sengaja guyon ke arek** rumah muslim…
Keputusanku itu berangkat dari kebosanan dan kejenuhan ketika kerja di pabrik….ane merasa tidak mendapatkan apa** selain kehinaan dan diperbudak dengan dunia….ane merasa ada yang kurang dalam hidup ini yg padahal entah berapa lama lagi ane dipanggil yang Maha HIDUP….merasa tidak punya kesempatan untuk memperbaiki din….disertai keyakinan yg coba ane yakin**kan dalam hati ini bahwa Allah sudah menjamin rezeki setiap makhluk yang terlahir dan hidup di muka bumi….disertai keyakinan bahwa dinul islam bukan hanya teori belaka…..sungguh amalanlah yang dihisab oleh Allah…..disertai renungan ketika membaca sirah rasulullah dan sahabat salaful ummah yang tidaklah mereka menghabiskan waktu melainkan semakin mendekat pada Yang Maha DEKAT….
Klo kita terus**an kerja dipabrik (apalagi yang milik orang kafir kaya pbrk ane) adakah waktu untuk mengikuti jejak MEREKA…klopun ada berapa perbandingannya…hanya SISA waktu yang bisa kita persembahkan pada ALLAH….
Klo kita terus**an kerja dipabrik adakah peran kita nantinya dalam mengembalikan izzul islam wal muslimin…
Coba ente ikut renungkan juga bagaimana kondisi umat islam ketika pemuda** islam mereka kerja dipabrik yang mayoritas miliknya orang kafir….yang mereka menundukkan kepala demi mendapatkan sesuap nasi….padahal kita orang beriman yang kedudukannya satu derajat dibawah derajat para ANBIYA’ dan jauuuuh diatas derajat orang** kafir (begitulah Rosul menggambarkan)….setelah itu ente ungkapkan, barangkali dapat ane jadikan ibrah dan penguat iman…
Klo boleh ane simpulkan (mudah**an bener)….kita dididik selama sekolah ini untuk jadi paham sekuler, budak**nya orang kafir….bener ga?
Coba tanyakan pada satu ato beberapa ikhwan, “tujuan antum kuliah apa?”….
adakah yang menjawab untuk izzul islam wal muslimin…..
Suliiit emang………nah disinilah letak aqidah yang lurus…..bahwa agama itu bukan teori tapi praktek…..
Ane ingin berusaha meyakinkan diri ane….untuk merubah aqidah teori menjadi aqidah praktek…..jadi bukan sekedar menuntut ilmu agama tapi bagaimana mempraktekannya dalam kehidupan ini sampai hirupan nafas terakhir….doakan ya JOK…..
Balesan ente ane tunggu biar kita sama** bisa share dan menasehati….
Allahualam bisshowab….
adminipa22004 berkata
Barakallohufikum,
Jazzakumulloh atas nasihat dan sharingnya. Ya memang beginilah realita kehidupan umat muslim yang sering kali dihinakan oleh harta dan dunia. Benar nasehat antum, namun menghadapi realita seperti ini membuat kebanyakan dari kita termasuk ana sendiri menjadi bingung. Pada hukum asal, kerja kepada orang kafir adalah boleh boleh saja. Walau memang dengan konsekuensi seperti yang antum katakan. Ditambah lagi kehidupan manusia yang menjadi tidak karuan.Begitu juga sistem sekolah dan kuliah yang cenderung untuk mengarahkan pada sistem kafir( walau tidak sepenuhnya seperti itu ).
Kemudian, haruskah kita keluar dari pekerjaan seperti misal di kantor atau pabrik ?wallohua’lam. Rezki memang telah ditetapkan kepada tiap tiap makluk hidup, sampai hidup mati, bahagia sengsara, tingkah laku juga telah digariskan.Tinggal manusia yang melakukan dan berikhtiar sebagai sebab sebab terjadinya takdir yang manjadi bagian kita. Kewajiban manusia hanyalah untuk beribadah dengan memurnikan ibadah hanya kepada Alloh yang didasari oleh ilmu kapanpun dan dimanapun dengan sekuat tenaga.
Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim,mengamalkannya juga wajib dilakukan. Dan ana merasakan sangat berat dalam mengamalkannya secara murni sejak sma, kuliah dan sampai sekarang. Makanya pada suatu saat ana pernah bertanya dan mengeluh kepada antum tentang lemahnya ana untuk melaksanakan islam ini dengan murni.Kalo tidak salah saat itu ana betanya tentang praktek salaman dalam kehidupan sehari hari.
Ana juga minta doanya agar diberikan keteguhan iman dalam melaksanakan agama islam yang mulia ini.
abuzakaria berkata
Sebelumnya untuk semua:
assalamu’alaikum,
ana hanya mau mengucapkan jazakumullahu khairon atas semua nasehat dan petuah dari mas2 semua…
Buat teman2 yg masih kuliah optimalkan waktumu untuk tafaqquh fiddin…jangan hanya sibukkan hanya untuk membekali diri dengan “piranti2″/ilmu2 dunia..namun jangan lupa juga kuliah juga tugas kita.
Buat mas2 yg sudah kerja ana doakan ttp istiqomah mjg agama…disamping itu bagaimanapun sulitnya kerja tetap perlu disadari itu memang tugas kita mencari nafkah.(trutama yg mau nikah…)
Buat yg takhosus fiddin,ex mas Kus tolong disharing Ilmunya….tetapi tolong jangan dijustifikasi.semua tmn2 yg kerja/belajar yg dzat-nya urusan dunia bahwa mereka hanya mengejar dunia..setiap orang diberi keutamaan sendri2 dari Ilmu dan Kefahaman terhadap agama,tugas kita adalah mengajak untuk menuju Ridho-Nya..,andai kita saling cuek satu dengan lainya tentu kita akan binasa..bagaimanapun manusia diciptakan dalam keadaan lemah..Khuliqol insaana dhoifa anNisa:28…
intinya yg ana ingin sampaikan adalah firman Allah dalam surat Al Qoshosh 77,tentang “keseimbagan”hidup (seimbang belum tentu dunia akhirat 50:50)..”Dan carilah denga apa yang telah dikaruniakan Allah kepadamu Negeri Akhirat,dan jangan lupakan bagianmu dari dunia..”.coba diamati dengan seksama Firman Allah tersebut.. “