Idul adha tahun ini memang beda dari tahun tahun yang lalu buatku. Saat hari raya kurban mau datang temen-temen sibuk untuk persiapan pulang ke kampung halaman. aku mau pulang masih bingung karena dirumah juga pastinya sendirian. Yah mending di surabaya…..!Aku sholat ied hari kamis. aku merasa senang dengan isi khotbah dari sang ustad. Si ustad menyeru untuk mengingat dua suri tauladan umat muslim yaitu Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.Dimana keduanya menyeru untuk beribadah hanya kepada ALLOH semata tanpa menyekutukannya dan tetap berpegangteguh dengan AlQuran dan Sunnah NAbi Muhammad.
Seusai sholat terus ikut nimbrung ngrumati hewan kurban. Ya sebisanya yang penting ikut andil. Wah capek juga coz banyak sekali 71 kambing dan 1 sapi. Tentunya gak aku semua.kan cuma bantu. kemudian liat pembagian dagingnya, wah seneng banget jika lihat kegiatan semacam. Kemudian aku pun mau pulang, eh ternyata dikasih juga bagian. Yang jadi masalah bagian berupa kepala dan kaki kambing? La gimana olahnya???Untung saja ada tetangga kost yang mau. KEmudian ternyata masih dapat dari masjid YAPITA. Di kostku tinggal 4 orang (termasuk aku). Kemudian malam hari abis isya’ kami berempat ya coba coba bakar daging. Barangkali bisa jadi sate kambing. Kami pun dengan penuh semangat melakukan aksi bakar bakar ini kemudian dengan gelak tawa dan canda akhirnya selesai juga. Ketika itu tak lihat jam sudah menunjuk pukul setengah dua malam.Ternyata banyak juga jadinya. Dengan acara bakar-bakar ini kami jadi lebih akrab. Yah mungkin dengan ini rasa kesepianku sedikit terobati. Namun ternyata setelah itu aku ke lab. Dan browsing nama temen temen sma dulu dan ternyata aku temui sebagian. Dan rasa kesepian muncul lagi, ingin ketemu dengan temen-temen lama dulu yang meninggalkan kenangan yang banyak sekali. YAh itulah sedikit ceritaku yang mungkin dapat memberiku pelajaran akan artinya sebuah kebersamaan bersama teman teman dan sahabat terlebih lagi keluarga.