Arsip untuk Desember, 2007
Desember 26, 2007 pada 6:52 am
· Disimpan dalam Islam
Wah tertanggal
1 Jumadil Awal 1401 H 7 Maret 1981 MUI mengeluarkan fatwa tentang bagaimana sorang islam seharusnya bersikap terhadap perayaan hari besar umat agama lain kususnya dalam hal ini Perayaan Naltal. Dan umat islam seharusnya membedakan antara muamalah dengan ibadah. So harus hati-hati. Ya selengkapnya bisa dibaca
disitusnya MUI
Permalink
Desember 26, 2007 pada 5:39 am
· Disimpan dalam Forsmunsa-Sukoharjo
Pada semester depan Forsmunsa Sukoharjo wilayah timur ( ITS, UNIBRAW,UNAIR ) berencana untuk mengadakan briefing ke SMA N 1 Sukoharjo. Ya idep-idep tukar pengalaman sekaligus mengenang pengalaman-pengalaman semasa di SMA tempo doeloe. Emang sih keadaannya dah jauh beda. Tapi minimal masih ada sedikit memorial disana.:D. KAtanya temen-temen angkatan muda akan dilaksanakan akhir bulan januari atau awal february. Gak tau gimana acaranya. Kalo pengalaman sih asyik. Soale bisa ketemu dengan temen temen. Dan yang pasti gak hura hura sebagaimana acara kebanyakan ikatan alumni. Kalo sekarang gak tahu gimana. Maklum saya juga gak tahu pasti. Soale dah gak ngurusi lagi. Ya gantian ama yang muda, masa yang tua terus kapan regenerasinya???. DAri pengalaman hasil briefing menunjukkan “sentimen negatif”, -bahasanya orang elits- .Setiap diberikan briefing malah yang minat ke ITS malah semakin sedikit. maklum emang dibagian barat pulau jawa ITS gak begitu terkenal. Atau malah emang mereka takut!! Karena yang masuk ITS dari SMA biasanya emang dah “diakui” di SMA kaya BR@m,mas Rofiq, eh sebut merek. Ya gak pa2, emang faktanya begitu. Ya semoga aja acara briefing kali ini lebih bermakna dan bermanfaat. Dan dapat “mangsa” yang banyak!!
Permalink
Desember 25, 2007 pada 7:21 pm
· Disimpan dalam Hari-hariku
Rasa rasanya emang tugas ( khusunya tugas kuliah ) gak pernah selesai. Satu dah kelar muncul lagi yang lain. Mungkin apa begini ya pekerjaan mahasiswa?? Tugas terakhir yang saat ini saya kerjakan adalah membuat aplikasi game dengan multiplayer ditambah lagi client nya bisa berupa ethernut. Untuk ide game yang mau dibuat masih ngambang dan bingung. Codingnya ……….Apalagi. Disini saya mencoba pakek java. Padahal saya baru kenal java ya sementer ini. Gara gara tertarik ngerjakan tugas struktur data buat game othello “versi b201″. Sekarang baru sampek pada tahap komunikasi server client. Untuk thread masih blank, Rule game juga masih bingung. Mungkin ada yang bisa ngebantu saya carikan ide game yang menarik tapi gak susah.:D. Terus juga tolongin saya untuk buat thread di java…….Masih bingung nich!!! Ya minimal mohon bantuan do’a yang tulus dan ikhlas supaya tugas saya cepat selesai. SEmangat…………………………………..!
Permalink
Desember 24, 2007 pada 9:14 am
· Disimpan dalam Programming, java
Untuk membuat program jaringan , java telah menyediakan fasilitas untuk membuat suatu socket. Java sendiri membagi socket menjadi dua bagian yaitu stream sockets dan datagram sockets. Stream sockets ini identik dengan implementasi protokol TCP. Dalam stream sockets, sebuah socket dapat dikirim secara terus menerus karena socket ini selalu tersedia untuk digunkan kapan saja keuntungan dari stream socket adalah kita tidak perlu khawatir akan kapan informasi yang dikirim sampai pada tujuan karena kanal komunikasi selalu hidup dan data umumnya dikirim sesaat setelah kita mengirimnya. Dalam stream socket sendiri terdapat dua kelas utama yaitu Socket dan serversocket. Sesuai dengan namanya Socket menyediakan fasilitas pertukaran data untuk client sedangkan untuk serversocket menyediakan fasilitas pertukaran data untuk server
Type socket yang lain– Datagram socket — , kebalikan dengan stream socket, datagram sockets tidak terus menerus aktif (hidup). Datagram socket sendiri merupakan implementasi dari protokol UDP. Dalam pengiriman paket tidak membutuhkan kepastian tersambungnya hubungan dengan host yang dituju. Karena datagram socket memang tidak memberikan jaminan untuk mengirimkan paket data tepat waktu dan sesuai dengan urutan pengiriman dan hanya mengirim peket data ke alamat host tujuan dan berharap ” yang terbaik” ( untuk dapat sampai ke alamat tujuan ).
Permalink
Desember 24, 2007 pada 8:01 am
· Disimpan dalam Programming, java
Jika bicara tentang jaringan terlebih pemrograman jaringan tidak dapat lepas dari yang namanya socket dan port karena kedua hal ini merupakan gerbang utama pembangun suatu komunikasi dalam suatu jaringan. Terkadang kita(saya sendiri ) masih rancu dengan apa sih sebenarnya socket dan port itu????Dalam suatu jaringan antar host berkomunikasi dengan menggunakan protokol tertentu ( yang sama ). Misal saja untuk melakukan sharing file digunakan protokol samba, kemudia aplikasi web dengan http. setiap protokol melambangkan suatu service. Jadi secara singkat protokol http memunyai service aplikasi web dsb. Nah, padahal setiap host berkomunikasi dengan host lain itu tidak hanya untuk satu service saja.Namun biasanya lebih dari satu ,misal dalam waktu yang bersamaan menjalankan service ssh dan ftp. Maka untuk melakukan ini bagaimana suatu host membedakan service sat dengan yang lain???Maka dikelah yang namanya port. Port inilah yang akan melayani komunikasi untuk service tertentu. Port dinyatakan sebagai angka integer. Dimana untuk port diawah 1024 telah ditentukan service nya,misal saja untuk service ssh yaitu port 22. Request service tidak selamanya point to point atau tidak selamanya all time terhubung terus. Oleh karena itu ada software abstrak yang mengatur komudikasi dalam satu layanan. Inilah yang dinamakan sebagai socket. Sehingga dalam satu port bisa terdapat lebih dari satu socket. Atau dengan kata lain socket dapat dikatakan sebagai media komunikasi dalam suatu port ( service ). Jika diibaratkan sebagai pengirim surat Alamat Ip merupakan alamat suatu rumah . Kemudian dirumah tersebut ada pintu untuk tamu , dapur, pintu belakang,dll yang dianalogikan sebagai port. Kemudian media untuk keluar masuk surat dari pintu bisa berupa manusia, merpati dll. Nah itu kiranya bedanya socket dengan port ( setahu saya ). Jika ada yang salah mohon untuk dikoreksi!!!:D
Permalink
Desember 23, 2007 pada 3:48 pm
· Disimpan dalam Hari-hariku
Idul adha tahun ini memang beda dari tahun tahun yang lalu buatku. Saat hari raya kurban mau datang temen-temen sibuk untuk persiapan pulang ke kampung halaman. aku mau pulang masih bingung karena dirumah juga pastinya sendirian. Yah mending di surabaya…..!Aku sholat ied hari kamis. aku merasa senang dengan isi khotbah dari sang ustad. Si ustad menyeru untuk mengingat dua suri tauladan umat muslim yaitu Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.Dimana keduanya menyeru untuk beribadah hanya kepada ALLOH semata tanpa menyekutukannya dan tetap berpegangteguh dengan AlQuran dan Sunnah NAbi Muhammad.
Seusai sholat terus ikut nimbrung ngrumati hewan kurban. Ya sebisanya yang penting ikut andil. Wah capek juga coz banyak sekali 71 kambing dan 1 sapi. Tentunya gak aku semua.kan cuma bantu. kemudian liat pembagian dagingnya, wah seneng banget jika lihat kegiatan semacam. Kemudian aku pun mau pulang, eh ternyata dikasih juga bagian. Yang jadi masalah bagian berupa kepala dan kaki kambing? La gimana olahnya???Untung saja ada tetangga kost yang mau. KEmudian ternyata masih dapat dari masjid YAPITA. Di kostku tinggal 4 orang (termasuk aku). Kemudian malam hari abis isya’ kami berempat ya coba coba bakar daging. Barangkali bisa jadi sate kambing. Kami pun dengan penuh semangat melakukan aksi bakar bakar ini kemudian dengan gelak tawa dan canda akhirnya selesai juga. Ketika itu tak lihat jam sudah menunjuk pukul setengah dua malam.Ternyata banyak juga jadinya. Dengan acara bakar-bakar ini kami jadi lebih akrab. Yah mungkin dengan ini rasa kesepianku sedikit terobati. Namun ternyata setelah itu aku ke lab. Dan browsing nama temen temen sma dulu dan ternyata aku temui sebagian. Dan rasa kesepian muncul lagi, ingin ketemu dengan temen-temen lama dulu yang meninggalkan kenangan yang banyak sekali. YAh itulah sedikit ceritaku yang mungkin dapat memberiku pelajaran akan artinya sebuah kebersamaan bersama teman teman dan sahabat terlebih lagi keluarga.
Permalink